Beranda > Cinta Tanah Air > Nusantara, Pusat Peradaban Dunia

Nusantara, Pusat Peradaban Dunia

Nenek moyang bangsa Nusantara, khususnya Pulau Jawa adalah pencipta kebudayaan dunia. Leluhur bangsa Nusantara (Indonesia) merupakan manusia-mansuia tangguh dan cerdas, pencipta peradaban dunia. Bahkan jauh sebelum tahun masehi, kerajaan nusantara adalah penguasa duapertiga wilayah bumi. India dulu hanyalah salah satu kadipaten dari kerajaan yang berpusat di pulau Jawa. Sumber dari peradaban dunia bisa dikatakan semuanya bermula dari Nusantara.

Semuanya memberikan kita gambaran bahwa nenek moyang bangsa Indonesia bukan orang-orang terbelakang. Kalau kemudian sejarah dunia saat ini tidak memposisikan peradaban nusantara sebagai sumber dari peradaban dunia, maka itu tidak lebih bagian dari kerja-kerja ilmuwan dari belahan dunia barat yang ingin mengingkari realitas.

Saya terkejut mendengar penjelasan ini dari seorang teman baru ketika saya usai mengikuti sebuah acara beberapa waktu lalu di Semarang. Teman ini orang Semarang, tetapi kini merasa lebih enjoy bermukim di Jogja. Raut wajahnya nampak serius menceritakan semuanya kepada saya yang menunjukkan ia sungguh-sungguh.

Bahkan teman saya ini punya komunitas yang sedang berusaha mengungkap kebesaran peradaban Nusantara. Jejak arkeologi sedang terus digali untuk memberi gambaran tentang kemahaagungan nenek moyang kita. “Tunggu saja, kami akan buktikan nanti. Tetapi ini bukan pekerjaan mudah untuk membuat dunia percaya karena sudah lama dicekoki sejarah yang dibuat ilmuan barat,” katanya yakin.

Banyak yang teman baru saya ini diceritakan kepada saya. Misalnya tentang cerita Mahabrata adalah cerita nyata yang sesungguhnya terjadi di Nusantara. Kerajaan Astina itu adalah kerajaan di Nusantara. Ini berarti tokoh-tokohnya yakni para Pandawa dan Kurawa bukanlah orang Hindustan di Tanah India, melainkan orang-orang Jawa!!

Keterlibatan kerajaan-kerajaan lainnya dalam perang Berathayudha adalah kerajaan-kerajaan kecil yang berada dibelahan dunia lainnya. Ini menegaskan bagaimana Kerajaan Nusantara adalah sebuah wilayah dengan kekuatan dan kekuasaan politik yang sangat besar karena bisa menyeret kerajaan lainnya untuk berperang.

Kehebatan nenek moyang kita juga ditunjukkan dengan keberadaan Candi Borobudur. Candi ini, kata teman ini, sudah ada jauh sebelum tahun masehi dikenal. Jadi anggapan ilmuwan yang menyatakan bahwa candi ini dibangun pada abad ke-8 masehi tidaklah benar.

Patung di dalam candi borobudur juga bukan Patung Budha melainkan patung Raja Saylendra yang kebetulan mencapai tahap perjalanan Bathin mirip dengan yang dialami Sidhartha Gautama. Diceritakan bahwa Raja Saylendra membuat Candi Borobudur setelah mencapai perjalanan sampai nirwana. Salah satu yang diingat Saylendra adalah suara musik di alam nirwana yang begitu melekat dipikirannya. Lalu Saylendra berusaha menemukan/mencipatakan alat yang bisa mengeluarkan suara seperti yang diingatnya. Dari pencarian ini dicipatakanlah gambelan yang dijawa dikenal dengan gambelan laras selendro.

Jadi nenek moyang bangsa Indonesia adalah mereka-mereka yang menjadi pencetus peradaban dunia. Nusantara adalah pusat dari peradaban dan asal muasal dari semua peradaban di planet bumi ini. Benar atau tidak, percaya atau tidak, kembali kepada diri kita. Anggaplah semua cerita kawan ini benar, maka sangat pantas bagi kita untuk bangga kemudian menguatkan rasa percaya diri kita bahwa kita adalah manusia-manusia unggul. Kalau kemudian kita menjadi terpuruk seperti saat ini, maka itu semua karena ulah kita yang melupakan asal-usul kita. Siapa sesungguhnya kita dan darimana kita berasal.

Oleh : Oleh I Nyoman Winata  sumber : http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2008/03/05/nusantara-pusat-peradaban-dunia.html

About these ads
Kategori:Cinta Tanah Air
  1. 8 Agustus, 2008 pukul 4:34 pm | #1

    sudah ada peneliti yg membuat teori asal-usul peradaban dunia. silakan kunjungi situs ini.

  2. 10 Agustus, 2008 pukul 3:14 pm | #2

    informasi yang bagus mas… saya baru tahu.hehehe

    salam kenal yahh!

  3. joko tole
    16 November, 2008 pukul 3:13 pm | #3

    Saya sangat yakin bahwa
    Di indonesia ini adalah peradaban tertua di dunia, buktinya fosil tertua di temukkan di tanah jawa

  4. Made Maharta
    14 Januari, 2009 pukul 10:28 am | #4

    salam kenal,
    saya adalah penggemar sejarah, dan saya juga yakin bahwa peradaban di mulai di nusantara. ini terkait dengan peradaban benua atlantis dan benua lumeria. Sejarahwan Aryso Santos juga telah munis di bukunya. untuk lebih jelasnya, dapat memulai penelusuran dari peradaban atlantis….so ujung2nya pasti nusantara.
    tapi yang saya sayangkan dari tulisan anda dan komunitas yang anda ceritakan, bahwa cerita anda tidak dilandasi bukti, hanya pikiran saja, bahkan Mahabarata yang anda cerikan terjadi di wilayah nusantara, itu sungguh tidak mungkin, karena Kuru setra sendiri adanya di India, Sungai Gangga juga adanya di india.
    Namun itu semua menjadi mungkin kalau dahulu India dan Nusantara berada dalam satu Benua [sebelum bencana LETUSAN HEBAT dan menbuat Indonesia disebut Ultimathule]
    mengenai mengapa Indonesia seperti sekarang ini, menurut saya karena Indonesia dipenuhi ajaran yang menyesatkan, ajaran keduniawian, ajaran yang kehilangan spiritualitasnya, ajaran yang mementingkan jasmani, ajaran yang digunakan untuk berpolitik, ajaran yang memberikan legitimasi untuk membunuh orang lain, ajaran yang mengkafirkan orang lain, ajaran yang memusuhi suku bangsa lain, ajaran yang tidak pernah menentramkan bumi pertiwi di mana ajaran ini berada dan berkembang. [no offence].so selama ajaran ini masih ada dan berkembang, begitulah wajah indonesia.
    Tetapi secara garis besar saya setuju dengan tulisan anda, bahwa nusantara harus bangkit karena kita adalah manusia unggul, keturunan manusia peradaban pertama.

    • belekok
      19 Februari, 2010 pukul 1:47 pm | #5

      orang kayak elo ini yg bikin Indonesia Ancur.. gk senang ketika ada agama/kelompok tertentu yang mendominasi… apa yg lo katakan mencerminkan betapa bencinya elo terhadap kelompok tertentu dan ingin menghancurkannya. padahal semua prasangka lo terhadap kelompok tersebut menunjukkan dangkalnya pengetahuan lo.

  5. Wong Peduli
    4 April, 2009 pukul 5:44 pm | #6

    Terlepas benar tidaknya bahwa kita pernah menjadi pusat peradaban dunia, yang jelas yang membuat bangsa ini rusak adalah seorang suharto. Dialah sang maha pencipta sistem bejat di seluruh sendi pemerintahan. dialah pencipta sistem upeti. atau sistem setoran. RT nyetor ke lurah, lurah nyetor ke camat, camat nyetor ke bupati, bupati nyetor ke gubernur, gubernur nyetor presiden, tradisi bejat ini menyebar keseluruh sendi pemerintahan, misalnya, kapolsek nyetor ke kapolres, kapolres nyetor kapolda, kapolda nyetor ke kapolri dan seterusnya. tentunya masing-masing mereka tidak mau menyerahkan uang hasil gaji mereka sebagai setoran, akibatnyaaaa ???? mereka nyari sabetan kanan kiri, inilah awal mula penyakit korupsi, penyakit mencuri uang rakyat di indonesia, suharto adalah manusia maha sukses yang dengan sangat maha sukses melahirkan jutaan pencuri di indonesia, dan tradisi mencuri ini masih tetap berlangsung hingga saat ini. Inilah hasil mahakarya dari suharto sang maha pencuri. sekarang in kenapa kita masih miskin jugaaa???? coba lihat berita terakhir di koran, wapres ucup kalah dengan bangga mengabarkan bahwa pajak menjadi penyumbang 77% pemasukan negara. 77% PEMASUKAN NEGARA DARI PAJAKKKK ???????, lah, jadi kemana minyak kita, gas kita, sawit kita, karet kita, ikan kita, emas tembaga timah batubara bouksit nikel kitaaa ???? kemanaaaa??????? JADIIII NEGERI YANG KAYA INI DISUBSIDI OLEH RAKYATNYA YANG MISKIIIINNNN ????????, ADUHAIII BETAPA MALANG NYA BANGSA INDONESIA , NEGERI KAYA TAPI DIKELOLA OLEH PARA PENCURI, KEKAYAANNYA HABIS DI CURI OLEH PARA PENYAMUN YANG BERSARANG DI DPR ALIAS DEWAN PENCURI DAN peRAMPOK DAN DI MPR ALIAS MAJELIS PENCURI DAN peRAMPOK, MALANG SEKALI NASIB BANGSA INI. AKU SEBAGAI WONG PEDULI HANYA BISA MENGURUT DADA DAN MENDOAKAN SEMOGA TUHAN MEMPERCEPAT KEMATIAN PARA PENCURI YANG SUDAH BANYAK MENYENGSARAKAN KITA ITU AAMIIN.

  6. 24 April, 2009 pukul 2:45 pm | #7

    Mari kita bangun kembali NUsantara (Indonesia) menjadi pusat peradaban dunia kembali!

    Mohon di berikan kritik membangun tulisan saya tentang Nusantara jadi Pusat Peradaban dunia, di blog Merah Putih Bersatu.

    Trim’s

  7. Lagi Mikir
    10 September, 2009 pukul 4:51 pm | #8

    hmm…tulisan Anda sangat tidak masuk diakal……analisa teman Anda sarat dengan khayalan gak jelas….kita sama-sama tau bahwa Mahabharata atau bharatyudha itu hanya cerita bohong…..lebih masuk akal perang saudara di Majapahit….hehehe….

    kemudian Borobudur dikenal sebelum masehi….makin gak masuk akal temen ANda mengatakan kalo patung dicandi itu bukan Patung Budha melainkan patung Syailindra….sudah jelas dinsati Syailindra baru ada sekitar Abad 7 – 8 Masehi….jadi makin gak masuk akal….

    Boleh kita berargumen…tapi jangan lari dari Ilmu Pengetahuan eksak…….

  8. tori
    13 September, 2009 pukul 3:13 pm | #9

    wah jan gayeng tenan. kita menyoroti budaya kita ujung2e ning pemerintahan we laa, ….. la kalo diterus2ke malah ntar kita gregeten ama pemerintah kita saya juga setuju komentare WONG PEDULI. KAPAN MAU RAMPUNG GORO2 NUSWANTORO IKI ? kariben ndang dadiyo Nuswantoro adil makmur sentosa gemah ripah loh jinawi tentrem raharjo. yo soko awak pribadi disik golek tentreming ati, ……

  9. 24 September, 2009 pukul 12:29 am | #10

    Salam Budaya!

    Saya setuju dengan artikel ini apa adanya. Nusantara bahkan dahulu saat Portugis mengarungi wilayah2 ini, para penduduk pulau2nya mengatakan : ini Sunda. Jadi Sunda tak cuma wilayah kecil Ja-Bar yang kita kenal sekarang. Kepulauan Nusantara sudah dikenal dengan sebutan Sunda Besar & Sunda Kecil. Berbagai bukti oleh para peneliti berhasil mengungkap bahwa Sunda/Nusantara mempunyai peran besar dalam peradaban dunia.

    Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca pada :
    http://artshangkala.wordpress.com/2009/05/22/menapaki-perjalanan-sunda/

    Maturnuwun

  10. 14 Desember, 2009 pukul 2:12 pm | #11

    wah…baru tau saya mengenai kerajaan nusantara…sebelumnya saya sudh pernah baca bahwa benua atlantis sebenarnya adalah indonesia…. mungkin bisa saling terkait….

  11. afandi
    8 Februari, 2010 pukul 10:05 am | #12

    tidak sekali saya mendengar teori tentang peradaban tertua di dunia. bahan ada klaim yang sangat ekstreem dari orang yang pernah saya ajak berdialog tentang hal ini..tapi saya yakin dengan pendekatan bahasa (khususnya) kemudian pendekatan geografis akan terbukti nanti bahwa peradaban tertua ada di negeri ini…kerja-kerja pembuktian ini sangat luar biasa…

    • 20 Juli, 2010 pukul 9:46 am | #13

      saya memang sering mendengar tentang bukti-bukti tentang bahwa Nusantara kita adalah menjadi pusat peradaban tertua di dunia. Tapi semua itu hanya saya dengar dari sumber cerita,meskipun begitu saya sangat bangga sudah menjadi penghuni nusantara tercinta in saya harapkan para peneliti dapat segera mengumpulkan bukti dan data-datanya. Ini untuk menumbuhkan kembali semangat dan jiwa orang-orang penghuni nusantara biar tahu siapa dan bagaimana sesungguhnya bangsa Indonesia dulu. Semoga suksessssss

  12. Skm
    1 Mei, 2010 pukul 6:51 pm | #14

    akses di http://www.syahbandarkarimadi.com selamat datang di kehidupan yg terestui dan terlindungi…salam.

  13. badack
    13 Mei, 2010 pukul 12:52 am | #15

    saya masih belum mampu menyambungkan dendrit-dendrit dalam otak saya untuk mengambil kesimpulan benar atau tidaknya artikel tersebut. tapi yang jelas saya memberikan apresiasi kepada pembuat artikel yang berupaya memberikan motivasi kepada anak bangsa agar tidak merasa kecil hati dimata dunia. karena kita adalah keturunan penguasa bukan yang dikuasa.

  14. andi haryanto
    20 Mei, 2010 pukul 5:06 pm | #16

    salam kompak selalu buat semua kawan2 pecinta sejarah

  15. Abo
    18 Juli, 2010 pukul 2:59 am | #17

    Indonesia kapan dewasanya kalau setiap diskusi masih dihinggapi rasa benci baik sama kelompok tertentu maupun perorangan.
    Inget ya….topik yg dibahas : Sejarah yg berkaitan dengan “Nusantara, Pusat Peradaban Dunia”.
    Tentang pendapat Prof. Santos, saya juga pernah baca, kalau menurut pendapatnya Indonesia adalah tempat peradaban benua Atlantis, tapi banyak ahli lain yg menyangkalnya. Karena menurut ahli sejarah yg lain justru pusat peradaban Atlantis terletak di Samudra Atlantis. Menurut mereka ada bukti peninggalan peradaban seperti Piramida besar (Mirip Piramid suku Maya) di bawah laut.
    Ada pendapat lain yg menyebutkan kalau peradaban Atlantis hancur karena bencana alam yg dasyat, entah jatuhnya asteroid, gempa bumi atau bencana yg lain.
    Kalau merujuk sumber di Al-Qur’an & Al-Kitab, tentang Allah pernah memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat perahu yg besar. Dan Dijelaskan pula kalau bumi ini pernah dilanda banjir besar. Para ahli memperkirakan bahwa banjir itu berasal dari adanya asteroid yg sangat besar yg menghantam bumi sehingga mengakibatkan gempa bumi dan Tsunami. Kemungkinan anteroid tersebut menghantam pusat peradaban atlantis dan menghantam lautan. Sehingga air laut naik dan menimbulkan Tsunami yg cukup besar.
    Ada pula pendapat lain yg menyebutkan bahwa Kerajaan Atlantis pernah berperang dengan Peradaban dinasti Rama (kisah Ramayana) di India. Menurut mereka perang tersebut bukanlah perang yg seperti kita bayangkan, yaitu perang klasik dengan menggunakan panah, pedang atau tombak. Kalau kita nonton film atau baca cerita Mahabarata atau Ramayana, mana mungkin gondewa(anak panah) bisa membunuh ratusan atau ribuan orang dengan sekali tembak, atau gondewa bisa membuat ledakan yg sangat dasyat. Kemungkinan besar pada jaman itu peradabannya tidak sekuno seperti yg kita kira. Mungkin istilah Gondewa di cerita mahabarata atau Ramayana adalah senjata yg kita sendiri tidak tahu seperti apa bentuknya. Masalahnya ada bukti yg menyebutkan bahwa di Mohenjodaro di India (Salah satu kota peninggalan dinasti Rama) banyak ditemukan fosil manusia bertumpuk seperti mayat korban perang dan dalam fosil tersebut terdapat sisa zat radio aktif (Bahan baku nuklir).
    Bukti lain kalau peradaban yg kita sebut kuno sudah mengenal teknologi canggih adalah:
    1. Perahu Nabi Nuh, yg panjangnya sekitah 400 meter yg mampu menampung manusia dan hewan ketika banjir dasyat menimpa bumi. Fosilnya ada di puncak pegunungan arafat di Turki.
    2. Pembangunan Piramida di Mesir.
    3. Penemuan reaktor nuklir kuno di Afrika pada masa perang dunia.
    4. Piramida, perhitungan kalender bangsa Maya, gambar2 piring terbang dinding goa yg dibuat oleh bangsa maya.
    Bangsa Maya termasuk pula suku Bangsa yg hilang.
    4. Dan yg terkai erat dengan
    bangsa kita adalah pembangunan Candi2.

    Jangan ngomong kalau semua itu dibuat dengan simsalabim atau dabantuin jin atau siluman. Itu semua hasil pemikiran dan buah karya manusia yg selama ini kita sebut kuno.

  16. 9 Agustus, 2010 pukul 3:33 pm | #18

    satuhal 6 jenis fosif manusia purba dari seluruh dunia, 4 diantaranya ditemukan di indonesia,
    tapi Adam dan Hawa ada di tanah Arab bro ga di tanah Jawa

  17. THEEKNOW
    24 Desember, 2010 pukul 2:23 pm | #19

    Masa Lalu saja yang dibanggakan dan diributkan. Bangun dong Masa Depan yang lebih baik dan Damai. Dasar semua manusia memang Egois!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  18. i ketut suardana
    4 Januari, 2011 pukul 2:37 pm | #20

    Saje to man

  19. bonay
    12 Januari, 2011 pukul 8:10 pm | #21

    saya percaya indonesia (nusantara) adalah salah satu asal dari peradaban dunia yang maju di zaman dulu ,, indonesia bahkan disebut2 sebagai sisa2 dari puing peninggalan benua yang hilang (ATLANTIS) ,, maka dari itu kita harus bangga dengan apa yang kita miliki ,, karena sehancurnya tanah indonesia kita ,kita memiliki peradaban lampau yang sangat luar biasa ,, maka dari itu kita bisa berbangga hati dengan pernyataan ini meski sampai sekarang kita belum tau kebenarannya ..

  20. ivan
    3 Februari, 2011 pukul 4:33 pm | #22

    mari bersama2 kita bangun nusantara..

  21. 24 Maret, 2011 pukul 12:59 pm | #23

    sutuju!!!
    Telah di temukan situs di rusia yang diduga itu adalah situs peninggalan kerajaan majapahit..
    yang usianya jauh lebih tua dari kerajaan2 di eropa..
    hebat!! ternyata kekuasaan majapahit sampai eropa…

    • dkw
      26 April, 2011 pukul 2:55 am | #24

      sumbernya dong gan

  22. runi
    9 Mei, 2011 pukul 6:59 pm | #25

    somoga aja Indonesia lebih berkembang

  23. nufail
    15 Mei, 2011 pukul 9:16 am | #26

    iye ke,,,,, aku punya cita cita buat hal ini,,,,

  24. dfhgf
    2 Juli, 2011 pukul 2:15 pm | #27

    bego semua,,

  25. 9 September, 2011 pukul 10:32 pm | #28

    Telah di temukan situs tertua di dunia oleh ilmuan termuka kelas wahid di malaysia.di duga situs tersebut adalah cikal bakal peradaban di seluruh dunia.dan lebih mencengangkan lagi,setelah diadakan pengujian kandungan karbon situs tersebut sudah berumur milyaran tahun!!!bahkan lebih tua dari umur tata surya kita.sumber ce e en wik.ha hay..

  26. 17 Oktober, 2011 pukul 12:43 pm | #29

    yang sampai di Rusia itu situs apa ya…? saya bisa cari dimana informasi ditemukannya situs peninggalan Majapahit di Eropa tersebut? terimkasih…

  27. Asjhari Madjid
    4 November, 2011 pukul 3:44 pm | #30

    Mungkin buku Santos dan Oppenheimer bisa menjadi referensi ilmiah yg mendukung cerita teman anda itu. Saya pribadi sepakat dg anda dan kawan anda tsb. Terus berjuang untuk membuktikan bhw kita ini memang bangsa besar. Salam…

  28. 31 Januari, 2012 pukul 1:07 am | #31

    Salam kompak.. aku bangga jadi orang Indonesia tapi aku juga ingin kita bersatu dlm arti yg sesungguhnya. matur suwun.

  29. 19 Februari, 2012 pukul 5:37 pm | #32

    kalau saya percaya karena kerajaan yg tertua di indonesia ada
    yg bernama kerajaan caringin kurung dan merupakan cikal bakal dari kerajaan siliwangi serta kerajaan kerajaan lain di nusantara

  30. Htb elfrida
    4 Maret, 2012 pukul 9:46 am | #33

    untuk peradaban hindu dan budha aq bs percaya…tp sbgai muslim..syirik bg ku yakin…sbb keturunan adam as yg punya cerita…berpusat pertemuan djabal rahmah dan berumah dan berkeluarga..hingga ada perintah sampai skrng kembali kesana dgn istilah naik haji jk mampu…yg nembwt menyebar manusia adalah peristiwa khabil dan qabil…peradapan dunia tetap di MAKKAH ALMUKLAROMAH…klo nak menelusuri sejarah manusianya di telusuri..hingga smpai kenusantara…faham ndak.

  31. Manunggaling Alam
    16 Juni, 2012 pukul 4:07 pm | #34

    wkwkwkwk…. wkwkwkwk .. kalo ada mesin waktu,, semua akan terjawab. sejarah berdasarkan buah bibir itu bikin kita pusing.
    saya ambil contoh:
    ada kasus pembunuhan di dkat kmpus saya. kata si A; korban diperkosa dulu lalu dibunuh. kata si B : dia bunuh diri.
    kabar itu saya dapat 2 hari stelah kasus itu.
    satu daerah dan satu dimensi waktu saja kalo kita gak jeli mah ,, informasi kadang tidak sesuai dengan aslinya. apalagi yang berabad abad. mendingan jangan terlau menjadikan isu2 beredar membuat kita sbagai anak cucu adam menjadi bercerai berai

    (MANUNGGALING ALAM).

  32. gie
    4 Juli, 2012 pukul 10:39 am | #35

    Kebebasan berpendapat perlu dihormati.. jangan memaksakan argumen pada orang lain. biarkan semua berjalan sesuai rel yang diyakini masing2.

  33. Wise_Man
    23 Juli, 2012 pukul 4:06 am | #36

    Satu hal yg pasti,ngga ada satu pun penulis atau para ahli sekalipun yg hidup dizaman tersebut kan?adanya kehidupan yg ada sebelum Nabi Adam AS kemudian dihancurkan kembali&ahirnya warisan kehidupan ini hanyalah dari Nabi Adam AS,kemungkinan bisa merancukan penelitian tentang siapa&dimana asal muasal kehidupan&peradaban yg paling tertua dimuka bumi ini,tdk ada yg bisa menjamin bahwa nenek moyang bangsa kita hanya lah dari para raja2 yg kita ketahui dr pelajaran sejarah,ini terbukti dr berbagai macam bentuk ras ada di Indonesia,yg mirip ras eropa,cina,afrika&arab pun ada,bahkan yg masih identik dan kita namakan warga keturunan pun ada.Tidak ada yg tau pasti pd zaman raja2 dulu kekuasaan mereka sampai dimana&tdk ada yg bisa memastikan bentuk nusantara sudah seperti sekarang/masih tergabung dengan benua2 lain,semua hanyalah berdasarkan hasil penelitian sebatas pengetahuan akal manusia.Contohnya adalah penemuan yg menurut para ahli adalah telapak Nabi Ibrahim AS,dengan telapak kaki sebesar itu,kemungkinan besar Beliau dapat mengelilingi dunia dengan hanya berjalan kaki&mungkin juga hewan2 purba yg berukuran raksasa hanya seperti hewan2 sekarang dimata manusia2 sekarang yg ukurannya sudah sangat menyusut.Jadi tdk ada gunanya memperdebatkan masalah siapa manusia&dimana budaya tertua,tapi bagaimana kita menghargai para leluhur kita dengan selalu menghormati&menghargai peninggalannya,kemudian menjadikannya sebagai kekayaan budaya yg kita pellihara sebagi kekayaan intelektual untuk kemajuan bangsa.

  34. 13 September, 2012 pukul 12:33 am | #37

    I like reading an article that can make people think.
    Also, many thanks for permitting me to comment!

  35. Rusdiyanto
    29 Maret, 2013 pukul 8:47 am | #38

    Jd lebih bangga terhadap nenek moyang kita,nenek moyang kita pasti sedih melihat manusia indonesia saat ini….

  36. peacemaker
    20 April, 2013 pukul 1:38 am | #39

    Saya Pernah dengar ini cerita dari teman
    Pulau jawa “katanya” pusat dari dunia,dan cerita yang saya ingat pembuktiannya adalah dari bahasa sansekerta jawa yang hampir sama dengan sansekerta yang ada di negara” yang beragama hindu (negara tidak disebutkan) . Karena tiap masa pulau akan mengalami perubahan,seperti yang pernah dipelajari waktu sekolah pulau dulunya satu utuh yang bernama “eurasia” kalau dingat” dan kalau tidak salah, dan terus mengalami perubahan hingga sekarang.sisanya jika anda bertanya kembali “kalau satu ko banyak bahasa dimana” trus banyak ras yang berbeda dan agama berbeda”?” seperti yang sudah dikatakan bumi selalu mengalami masa seperti gempa gunung meletus hingga bencana air bah perubahan yang membuatnya sampai sekarang hingga banyaknya pulau”. Dari situ banyak manusia yang belajar sendiri dan mulai dari awal lagi membuat tata cara kehidupan baru hingga sekarang.saya hanya bercerita sedikit yang saya dengar dari teman saya. Tapi ini hanya hipotesa saja,jangan dibesar”kan. Semua kembali ke tuhan,alam dan yang terakhir yang membaca ini…
    Thank’s juga buat TL’a

  37. drajat
    21 Mei, 2013 pukul 3:27 pm | #40

    kalau mikirin kebelakang melulu kapan majunya tong, mendingan beserin nih negara buat anak,cucu kedepan bener ga ?

  38. Hendrik Gunawan
    8 Oktober, 2013 pukul 7:40 pm | #41

    Tulisan yg sangat menyesatkan…….Tolong jangan rusak bangsa ini dgn kebohongan, bukti2 arkeologi perang mahabarata sdh banyak ditemukan di India…….SUPER ERROR !!!!

  39. Sandi Kaladia
    23 November, 2013 pukul 11:51 am | #42

    PUSAT PERADABAN DUNIA BUKAN NUSANTARA TAPI SUNDA & TITIK PUSATNYA ADALAH PARAHYANGAN, DENGAN CATATAN JANGAN MENSTIGMA SUNDA SEBAGAI POTENSI ETNIS & LOKAL GENIUS, TAPI POTENSI GLOBAL & UNIVERSAL GENIUS.
    JANGAN SALAH MAKOM DAN JANGAN COBA-COBA BERBICARA LOKAL GENIUS, SEBAB POTENSI MANUSIA SUNDA MINIMAL GLOBAL GENIUS, BAHKAN UNIVERSAL GENIUS. SUNDA AKAN MENGECIL KETIKA BERBICARA LOKAL GENIUS, SEBAB SUNDA SESUNGGUHNYA PEMILIK OTORITAS “HIPER MAKOM”.
    Jika Manusia Sunda berbicara Lokal Genius, maka akan terjebak menjadi manusia “PANAS BARANAN”. Inilah salah satu contoh Manusia Sunda dengan wawasan UNIVERSAL GENIUS:
    ———————————————————————–
    MANDALAJATI NISKALA
    Seorang Filsuf Sunda Abad 21
    Menjelaskan Dalam Buku
    SANG PEMBAHARU DUNIA
    DI ABAD 21,
    Mengenai
    HAKEKAT DIRI

    Salah seorang peneliti Sunda yang sedang menulis buku
    “SANG PEMBAHARU DUNIA DI ABAD 21,
    bertanya kepada Mandalajati Niskala:
    “Apa yang anda ketahui satu saja RAHASIA PENTING mengenai apa DIRI itu? Darimana dan mau kemana?
    Jawaban Mandalajati Niskala:
    “Saya katakan dengan sesungguhnya bahwa pertanyaan ini satu-satunya pertanyaan yang sangat penting dibanding dari ratusan pertanyaan yang anda lontarkan kepada saya selama anda menyusun buku ini.
    Memang pertanyaan ini sepertinya bukan pertanyaan yang istimewa karena kata “DIRI” bukan kata asing dan sering diucapkan, terlebih kita beranggapan diri dimiliki oleh setiap manusia, sehingga mudah dijawab terutama oleh para akhli.
    Kesimpulan para Akhli yang berstandar akademis mengatakan BAHWA DIRI ADALAH UNSUR DALAM DARI TUBUH MANUSIA.
    Pernyataan semacam ini hingga abad 21 tidak berubah dan tak ada yang sanggup menyangkalnya. Para Akademis Dunia Barat maupun Dunia Timur banyak mengeluarkan teori dan argumentasi bahwa diri adalah unsure dalam dari tubuh manusia. Argumentasi dan teori mereka bertebaran dalam ribuan buku tebal. Kesimpulan akademis telah melahirkan argumentasi Rasional yaitu argumentasi yang muncul berdasarkan “Nilai Rasio” atau nilai rata-rata pemahaman Dunia Pendidikan.
    Saya yakin Andapun sama punya jawaban rasional seperti di atas.
    Tentu anda akan kaget jika mendengar jawaban saya yang kebalikan dari teori mereka.
    Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, saya ingin mengajak siapapun untuk menjadi cerdas dan itu dapat dilakukan dengan mudah dan sederhana.
    Coba kita mulai belajar melacak dengan memunculkan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan kata DIRI, JIWA dan BADAN, agar kita dapat memahami apa DIRI itu sebenarnya. Beberapa contoh pertanyaan saya susun seperti hal dibawah ini:
    1)Apa bedanya antara MEMBERSIHKAN BADAN, MEMBERSIHKAN JIWA dan MEMBERSIHKAN DIRI?
    2)Apa bedanya KEKUATAN BADAN, KEKUATAN JIWA dan KEKUATAN DIRI?
    3)Kenapa ada istilah KESADARAN JIWA dan KESADARAN DIRI sedangkan istilah KESADARAN BADAN tidak ada?
    4)Kenapa ada istilah SEORANG DIRI tetapi tidak ada istilah SEORANG BADAN dan SEORANG JIWA?
    5)Kenapa ada istilah DIRI PRIBADI sedangkan istilah BADAN PRIBADI tidak ada, demikian pula istilah JIWA PRIBADI menjadi rancu?
    6)Kenapa ada istilah KETETAPAN DIRI dan KETETAPAN JIWA tetapi tidak ada istilah KETETAPAN BADAN?
    7)Kenapa ada istilah BERAT BADAN tetapi tidak ada istilah BERAT JIWA dan BERAT DIRI?
    8)Kenapa ada istilah BELA DIRI sedangkan istilah BELA JIWA dan BELA BADAN tidak ada?
    9)Kenapa ada istilah TAHU DIRI tetapi tidak ada istilah TAHU BADAN dan TAHU JIWA?
    10)Kenapa ada istilah JATI DIRI sedangkan istilah JATI BADAN dan JATI JIWA tidak ada?
    11)Apa bedanya antara kata BER~BADAN, BER~JIWA dan BER~DIRI?
    12)Kenapa ada istilah BER~DIRI DENGAN SEN~DIRI~NYA tetapi tidak ada istilah BER~BADAN DENGAN SE~BADAN~NYA dan BER~JIWA DENGAN SE~JIWA~NYA?
    13)Kenapa ada istilah ANGGOTA BADAN tetapi tidak ada istilah ANGGOTA JIWA dan ANGGOTA DIRI?
    Beribu pertanyaan seperti diatas bisa anda munculkan kemudian anda renungkan. Saya jamin anda akan menjadi faham dan cerdas dengan sendirinya, apalagi jika anda hubungkan dengan kata yang lainnya seperti; SUKMA, RAGA, HATI, PERASAAN, dsb.
    Kembali kepada pemahaman Akhli Filsafat, Ahli Budaya, Akhli Spiritual, Akhli Agama, Para Ulama, Para Kyai dan masyarakat umum BAHWA DIRI ADALAH UNSUR DALAM DARI TUBUH MANUSIA. Mulculnya pemahaman para akhli seperti ini dapat saya maklumi karena mereka semuah adalah kaum akademis yang menggunakan standar kebenaran akademis.
    Saya berani mengetasnamakan Sunda, bahwa pemikiran di atas adalah SALAH.
    Dalam Filsafat Sunda yang saya gali, saya temukan kesimpulan yang berbeda dengan pemahaman umum dalam dunia ilmu pengetahuan.
    Setelah saya konfirmasi dengan cara tenggelam dalam “ALAM DIRI”, menemukan kesimpulan BAHWA DIRI ADALAH UNSUR LUAR DARI TUBUH MANUSIA. Pendapat saya yang bertentangan 180 Derajat ini, tentu menjadi sebuah resiko yang sangat berat karena harus bertubrukan dengan Pendapat Para Akhli di tataran akademik.
    Saya katakan dengan sadar ‘Demi Alloh. Demi Alloh. Demi Alloh’ saya bersaksi bahwa diri adalah UNSUR LUAR dari tubuh manusia yang masuk menyeruak, kemudian bersemayam di alam bawah sadar. ‘DIRI ADALAH ENERGI GAIB YANG TIDAK BISA TERPISAHKAN DENGAN SANG MAHA TUNGGAL’. ‘DIRI MENYERUAK KE TIAP TUBUH MANUSIA UNTUK DIKENALI SIAPA DIA SEBENARNYA’. ‘KETAHUILAH JIKA DIRI TELAH DIKENALI MAKA DIRI ITU DISERAHTERIKAN KEPADA KITA DAN HILANGLAH APA YANG DINAMAKAN ALAM BAWAH SADAR PADA SETIAP DIRI MANUSIA’.
    Perbedaan pandangan antara saya dengan seluruh para akhli di permukaan Bumi tentu akan dipandang SANGAT EKSTRIM. Ini sangat beresiko, karena akan menghancurkan teori ilmu pengetahuan mengenai KEBERADAAN DIRI.
    Aneh sekali bahwa yang lebih memahami mengenai diri adalah Dazal, namun sengaja diselewengkan oleh Dazal agar manusia sesat, kemudian Dazal menebarkan kesesatan tersebut pada dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan ‘DI UFUK BARAT’ maupun ‘DI UFUK TIMUR’.
    Sebenarnya sampai saat ini DAZAL SANGAT MEMAHAMI bahwa DIRI adalah unsur luar yang masuk menyeruak pada seluruh tubuh manusia. DIRI merupakan ENERGI KEMANUNGGALAN DARI TUHAN SANG MAHA TUNGGAL. Oleh karena pemahaman tersebut DAZAL MENJADI SANGAT MUDAH MENGAKSES ILMU PENGETAHUAN. Salah satu ilmu yang Dia pahami secara fasih adalah Sastra Jendra Hayu Ningrat Pangruwating Diyu. Ilmu ini dibongkar dan dipraktekan hingga dia menjadi SAKTI. Dengan kesaktiannya itu Dia menjadi manusia “Abadi” dan mampu melakukan apapun yang dia kehendaki dari dulu hingga kini. Dia merancang tafsir-tafsir ilmu dan menyusupkannya pada dunia pendidikan agar manusia tersesat. Dia tidak menginginkan manusia mamahami rahasia ini. Dazal dengan sangat hebatnya menyusun berbagai cerita kebohongan yang disusupkan pada Dunia Ilmu Pengetahuan, bahwa cerita Dazal yang paling hebat agar dapat bersembunyi dengan tenang, yaitu MENGHEMBUSKAN ISU bahwa Dazal akan muncul di akhir jaman, PADAHAL DIA TELAH EKSIS MENCENGKRAM DAN MERUSAK MANUSIA BERATUS-RATUS TAHUN LAMANYA HINGGA KINI.
    Ketahuilah bahwa Dazal bukan akan datang tapi Dazal akan berakhir, karena manusia saat ini ke depan akan banyak yang memahami bahwa DIRI merupakan unsur luar dari tubuh manusia YANG DATANG MERUPAKAN SIBGHOTALLOH DARI TUHAN SANG MAHA TUNGGAL. Sang Maha Tunggal keberadaannya lebih dekat dari pada urat leher siapapun, karena Sang Maha Tunggal MELIPUT SELURUH JAGAT RAYA dan kita semua berada TENGGELAM “Berenang-renang” DALAM LIPUTANNYA.
    Inilah Filsafat Sunda yang sangat menakjubkan.
    Perlu saya sampaikan agar kita memahami bahwa Sunda tidak bertubrukan dengan Islam, saya temukan beberapa Firman Allohurabbul’alamin dalam Al Qur’an yang bisa dijadikan pijakan untuk bertafakur, mudah-mudahan semua menjadi faham bahwa DIRI adalah “UNSUR KETUHANAN” yang masuk ke dalam tubuh manusia untuk dikenali dan diserah~terimakan dari Sang Maha Tunggal sebagai JATI DIRI, sbb:
    1)Bila hamba-hambaku bertanya tentang aku katakan aku lebih dekat (Al Baqarah 2:186)
    2)Lebih dekat aku daripada urat leher (Al Qaf 50:16)
    3)Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kami disegenap penjuru dan pada nafasmu sendiri (Fushshilat 41:53)
    4)Dzat Allah meliputi segala sesuatu (Fushshilat 41:54)
    5)Dia (Allah) Bersamamu dimanapun kamu berada (Al Hadid 57:4)
    6)Kami telah mengutus seorang utusan dalam nafasmu (AT-TAUBAH 9:128)
    7)Di dalam nafasmu apakah engkau tidak memperhatikan (Adzdzaariyaat 51:21)
    8)Tuhan menempatkan DIRI antara manusia dengan qolbunya (Al Anfaal 8:24)
    9)Aku menciptakan manusia dengan cara yang sempurna (At Tin 95:4)
    Jawaban mengenai APA DIRI ITU. DARIMANA & MAU KEMANA (Sangkan Paraning Dumadi), akan saya jelaskan secara rinci dan tuntas pada sebuah buku.

    Di masa kini ke depan Sunda akan melahirkan Para Filsuf Handal yang siap menghancurkan kesalahan cara berpikir & manipulasi ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh Para Filsuf Dunia.
    MARI KITA MEMBUAT KARYA FILSAFAT AGAR KITA MENJADI SEORANG FILSUF, YANG BERTANGGUNG JAWAB MENGHADIRKAN KEMBALI KEBENARAN ILMU SANG MAHA PENCIPTA, sebagai mana yang dilakukan oleh Filsuf Sunda Mandalajati Niskala, yang sebagian hipotesisnya sbb:

    1) Menurut para akhli di seluruh Dunia bahwa GRAVITASI BUMI EFEK DARI ROTASI BUMI.
    Menurut Filsuf Sunda Mandalajati Niskala SALAH BESAR, bahwa Gravitasi Bumi TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN ROTASI BUMI. Sekalipun bumi berhenti berputar Gravitasi Bumi tetap ada.

    2) Bahkan kesalahan lainnya yaitu semua akhli sepakat bahwa panas di bagian Inti Matahari mencapai 15 Juta Derajat Celcius.
    Menurut Filsuf Sunda Mandalajati Niskala panas Inti Matahari SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN”.
    Beliau menambahkan:“KALAU TIDAK PERCAYA SILAKAN BUKTIKAN SENDIRI”.

    3) Filsuf Sunda Mandalajati Niskala sangat logis menjelaskan kepada banyak pihak bahwa MATAHARI ADALAH GUMPALAN BOLA AIR RAKSASA YANG BERADA PADA RUANG HAMPA BERTEKANAN MINUS, SEHINGGA DI BAGIAN SELURUH SISI BOLA AIR RAKSASA TERSEBUT IKATAN H2O PUTUS MENJADI GAS HIDROGEN DAN GAS OKSIGEN, YANG SERTA MERTA AKAN TERBAKAR DISAAT TERJADI PEMUTUSAN IKATAN TERSEBUT. Suhu kulit Matahari menjadi sangat panas karena Oksigen dan Hidrogen terbakar, tapi suhu Inti Matahari TETAP SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN.

    4) Filsuf Sunda Mandalajati Niskala menegaskan: “CATAT YA SEMUA BINTANG TERBUAT DARI AIR DAN SUHU PANAS INTI BINTANG SEDINGIN AIR PEGUNUNGAN. TITIK”.

    5) Menurut para akhli diseluruh Dunia bahwa Gravitasi ditimbulkan oleh adanya massa pada suatu Zat.
    Menurut Filsuf Sunda Mandalajati Niskala: “GAYA GRAVITASI BUKAN DITIMBULKAN OLEH ADANYA MASSA PADA SEBUAH ZAT ATAU BENDA”.
    Mandalajati Niskala menambahkan: “Silahkan pada mikir & jangan terlalu doyan mengkonmsumsi buku2 Barat.

    6) Filsuf Sunda Mandalajati Niskala membuat pertanyaan di bawah ini yang cukup menantang bagi orang-orang yang mau berpikir:
    a) BAGAIMANA TERJADINYA GAYA GRAVITASI DI PLANET BUMI?
    b) BAGAIMANA MENGHILANGKAN GAYA GRAVITASI DI PLANET BUMI?
    c) BAGAIMANA MEMBUAT GAYA GRAVITASI DI PLANET LAIN YG TIDAK MEMILIKI GAYA GRAVITASI?

    7) Menurut para akhli diseluruh Dunia bahwa Matahari memiliki Gaya Gravitasi yang sangat besar.
    Menurut Filsuf Sunda Mandalajati Niskala Matahari tidak memiliki Gaya Gravitasi tapi memiliki GAYA ANTI GRAVITASI.

    8) Pernyataan yang paling menarik dari Filsuf Sunda Mandalajati Niskala yaitu:
    “SEMUA ORANG TERMASUK PARA AKHLI DI SELURUH DUNIA TIDAK ADA YANG TAHU JUMLAH BINTANG & JUMLAH GALAKSI DI JAGAT RAYA, MAKA AKU BERI TAHU, SBB:
    a) Jumlah Bintang di Alam Semesta adalah 1.000.000.000.000.000.000.000.000.000
    b) Jumlah Galaksi di Alam Semesta adalah 80.000.000.000.000
    c) Jumlah Bintang di setiap Galaksi adalah sekitar 13.000.000.000.000

    9) Dll produk Filsafat seluruh cabang ilmu dari Filsuf Sunda Mandalajati Niskala YANG SIAP MENCENGANGKAN DUNIA seperti Wahyu Cakra Ningrat, Trisula Weda, Sangkan Paraning Dumadi, Manunggaling Diri, Sastra Jendra, Filsafat Ilmu Pengetahuan & Jagat Raya, dll.

    Selamat berfilsafat
    @Sandi Kaladia

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.