Beranda > Budoyo, Tasawuf > Sastro Jendro

Sastro Jendro

Dalam tataran keilmuan orang jawa ada beberapa hal yang harus ditempuh jika seseorag ingin mencapai kesempurnaan hidup,salah satunya tataran yang harus dilewati tertuang dalam kitab baswalingga karya pujangga besar jawa ki rangga warsita.tataran keilmuan yang termahtub dalam kitab karya rangga warsita ini adalah tentang sastra jendra hayuningrat.

menurut ki rangga warsita bahwasannya sastra jendra hayuningrat adalah jalan atau cara untuk mencapai kesempurnaan hidup berdasarkan falsafah ajaran budha,dan apabila semua orang menaati semua ajaran sastra tadi niscaya bumi akan sejahtera,

nama lain dari sastra jendra hayuningrat adalah sastra cetha alias sastra tanpa papan dan sastra tanpa tulis,walaupun tanpa tulis dan papan tapi maknanya terang alias cetha dan bisa digunakan sebagai serat papakem paugeraning gesang.

untuk mencapai sastra cetha ada 7 tahapan yang kudu dilalui yakni

  • tapaning jasad: mengendalikan atau menghentikan gerak tubuh dan gerak fisik lainnya,lakunya tidak dendam ,sakit hati .semua hal diterima dengan legawa-tabah dengan kesungguhan hati alis tan milih tan nolak
  • tapaning budhi:artinya menghilangkan perbuatan yang hina (nista) dan hal hal yang tidak jujur
  • tapaning hawa nafsu:mengendalikan nafsu atau sifat angkara murka dari pribadi kita.lakunya sabar dan selalu berusaha menyucikan diri,punya perasaan dalam,mudah memberi maaf dan taat pada tuhan yang maha esa.
  • tapaning cipta:artinya memperhatikan perasaan secara sungguh sungguh atau dalam bahasa jawanya ngesti sarasaning raos ati,berusaha sekuat tenaga menuju heneng–meneng-khusyuk-tumaknina,sehingga hasilnya tidak akan diombang ambingkan oleh siapapun dan apapun dan yang akhir selalu hening-wening atau waspada supaya bisa konsentrasi ke alloh swt
  • tapaning sukma:dalam tahapan ini kita fokus ke ketenangan jiwa.amalnya ikhlas dan memperluas rasa kedermawanan kita dengan memberi derma kepada fakir miskin secara iklas
  • tapaning cahya:maknanya dalam tataran ini selalu eling,awas dan waspada.sehingga hasilnya kita mempunyai daya meramalkan sesuatu secara tepat alis waskitha,amal eling dan waspada diikuti dengan menghindari hal hal yang bersifat glamour dunia atau memabukan yang mengakibatkan batin kita menjadi samar.
  • tapaning gesang:dalam tahapan akhir ini kita berusaha sekuat tenaga dengan hati hati menuju kesempurnaan hidup dan taat pada Tuhan Yang Mahaesa.

ilmu sastra jendra yang aku terangkan diatas berdasarkan kebatinan jawa,sastra ini bermakna mantra berdasarkan ilmu pengetahuan dengan kata lain ilmu untuk memupuk kesejahteraan dunia(memayu hayuning bawana). yang berasal dari bathara indra yang juga bermakna endra loka alias pusat tubuh manusia yang berada di dalam rongga dada(jantung),pusat dalam kaitan diatas bermakna sumber atau rasa sejati-ambang batas.hayu-ing-rat artinya menuju keselamatan dunia.

About these ads
Kategori:Budoyo, Tasawuf
  1. 12 Mei, 2008 pukul 11:05 am

    apa dijamin bisa membangkitkan gerak tubuh seperti tangan bisa nulis jika ditanyai, kepala dan tubuh bisa bergerak atas kemauannya sendiri, tapi masih bisa dikendalikan,,

  2. umpakwatu
    21 November, 2008 pukul 9:23 am

    hanggegayuh kasampurnaning huripberbudi bawalesana ngudi sejatineng becik……rahayu..

    umpakwatu yang selalu mencari guru sejati

  3. KI AGENG MANGIR
    8 Desember, 2008 pukul 2:26 pm

    Menanggapi sastro jendro hayuningrat ; sopoae sing weruh sejatine IKI berarti wis weruh dzat gusti kang moho Gesang sawangen nganggo roso ojo nganggo moto bakal tumoto , supoyo ora kakean teori kamongko lakuo adus jam 12 bengi weruhono sing di tuding semar ojo lali kabeh mau butuh mursyid panuntun tanpa mursyid kewaliyannya syetan , bener karepmu ora bener takono.
    hub. contac person 0341-9572055. Risi al hayyu ki ageng mangir malang

  4. bapakearek2
    27 Januari, 2009 pukul 2:27 pm

    Apakah ilmu sastro jendro hayuningrat merupakan jalan menuju manunggaling kawula gusti ? saya kepingin belajar walau diluar pulau jawa.

    terima kasih

    • 151
      20 Desember, 2011 pukul 10:26 pm

      murti tomo mngkin bisa memecahkan pertanyaan anda

  5. 13 Februari, 2009 pukul 5:24 pm

    setahu saya ilmu ini dilarang disebarkan sembarangan…..seperti wirid hidayat jati yang teleh terpapar……sepengatahuan saya,semua ajaran yang dikenal kejawen ini memang harus ada mursyd atau guru pembimbingnya…krn ilmu ini merupakan ilmu rahasia menurut penganutnya dimana ilmu itu diambil dari sari sari kitab hindu-budha-alQuran.

    • 30 Desember, 2011 pukul 1:00 am

      betul sekali,bukan apa atau gima,akan tetapi apa bila ada pembaca yang tidak dapat mencerna dari ajaran tersebut akan berpikir ajaran tersebut itu sesat,karna tidak semua orang dapat mengerti dan memahaminya,,,,,,,

  6. 28 Februari, 2009 pukul 8:04 pm

    Bacaan Sastro jendro (ilmu tersembunyi untuk para raja) :
    Sir suci, iman suci, eling suci, sastro jendro banyuningrat kelanggengan sunan …….
    Bener ngga kang xendro?

  7. Radite Karebet
    26 Maret, 2009 pukul 4:52 pm

    Waaaahhhh! Mumet aku ora mudeng, Ono sing biso neruske kalimat iki pora?
    ” sukmo mulyo lebur saking dosa, sir suci sukmo sejati, kang kinaran banyu……..” Sing iso neruske tulung telp aku yo! Penting bianget, alias darurat! PLEASE!!! 085691991919

    • waluyo
      26 Januari, 2010 pukul 1:01 pm

      Nek arep ngerti kowe kudu iso golek ilmu sing nuntun tekan mati sak jeroning urip neng Kota malang ono goleko dewe

      • dipo jati
        22 September, 2011 pukul 7:11 am

        ass..mas waluyo….jangan sekali kali menunjukan tempat.itu kurang pas…masalahnya,mungkin walau kita beda pangkuan,tapi adab,sekali lagi adab mas…dan pada hakekatnya kita sama semua dengan mereka…dan mari kita kuatkan keyakinan kita.karena kita nanti akan sampei pada saatnya penagihan..apa yang di tagih..padahal kita tidak menghutang…dan apa yang yang kita berikan padahal kita tidak punya harta….dan siapa yang kan menagihnya nanti..terima kasih…salam persaudaraan

  8. Topan
    4 Mei, 2009 pukul 11:29 am

    ASS, Kita bicara mengenai Ilmu yang kita misalkan ia sebilah pisau, bukan pisaunya yang jadi masalah (ilmu ) tapi ditangan siapa ia berada dan digunakan untuk apa..? Pisau ditangan seorang dokter untu membantu orang laian (operasi ) atau ibu rumah tangga mis untuk memotong sayuran dll. jadi itinya digunakan apa ilmu tersebut dibuat kebaikan ia menjadi baik begitu juga sebaliknya. ia tapi memang ada ilmu yang cara-cara sangat bertentangan dengan akidah dan itu perlu kita hundari. sallm

  9. 26 Mei, 2009 pukul 5:22 pm

    Saya jg pengikut Ilmu sastro Jendro ( S J ) dari Semarang kl tdk sering digunakan apkah hilang begitu aj?
    misalnya sering tdk ikut jamasan bersama pd waktu mlm hari….
    Trus kl Pengen Ket ma jati diri kita masing apa kah perlu Rapalan tertentu?

    • 24 Juni, 2009 pukul 11:51 pm

      kadangku albertus klo yang saya ketahui ilmu itu tidak hilang cuma diistilahkan auranya melemah.makanya diadakan jamasan untuk mengasah itu
      seperti juga apa yang dikatakan kadang kita mas topan itu benar sekali

      • Sunaryo
        11 Oktober, 2009 pukul 10:20 pm

        Den mbagus Serat jiwo .
        mbok aku dikasih tahu maksudnya jamasan yang bagaimana ya.Aku dulu sering ikut tapi beda kali jamasannya.Skr baru menyadari kalo hal hal yang dibahas skr sangat menarik untuk diresapi.

      • satrio ndledhek
        30 November, 2010 pukul 7:54 pm

        leres mas serat jiwo

    • 18 Agustus, 2012 pukul 11:36 am

      di semarang pengikut sastro jendro didaerah mana mas….??
      jujur aku pingin tau mas,,,,,??

      soalnya aq jg mempelajari sastro jendro mas, makanya aq ingin memperdalam lagi…

  10. Radite Karebet
    12 Juni, 2009 pukul 12:02 am

    Ada yg bisa bantu nerusin kalimat ini ga?????

    “Adam Makno gumelaring jagad suci, sinucian dening kajeng gusti nabi muhamad, aKhad wakhadiyat kang ………”
    Kalo ada yg bisa nerusin kalimat diatas telp aku ya…. (085691991919)
    Trims.

  11. 25 Juni, 2009 pukul 12:01 am

    tambahan juga bahwasanya sastro jendro telah menjadi banyak aliran .tapi dasar dari aliran itu ya sastro jendro .contoh ada aliran atau perguruan kolo cokro .perguruan itu jug amelakukan jamasan rapalannya pun hampir sama cuma dalam perguruan itu tidak ada rapalan sastro pinedati ..itu yang saya ketahui mohon petunjuk lain dari saudaraku semua

  12. samudro jati
    2 Agustus, 2009 pukul 3:59 pm

    salam peseduluran..
    ngelmu kang sejati boten perlu rapal lan montro, nanging pasrah sumarah dumateng Dzat ingkang moho suci kanti Dzikir asma Illahi, pramilo bakal kepanggih guru sejati…
    lan nderek paugeranipun Njeng Nabi

  13. adinata
    12 Agustus, 2009 pukul 10:47 pm

    sastro jendro adalah tasauf versi jawa,dimana manusia mencari dirinya didalam dirinya,tasauf modrn atau sufi,melakukan tapa atau pengekangan diri melalui jalan amalan syriat islam dan sunah rosul sebagai ahlak,jiwa para manusia yang didasari ilmu ini(satra jendra hidayat jati atau apapum namanya…)meninggi..dilimpahi nur cahaya….sampai hijab diri rontok satu demi satu,sampai pada derajat insan kamil,islam itu sempurna.condongkan dirikita kepada ahlak islam sebagai tapa..dan jiwa,kita arahkan kepada yang tunggal……….yang dia itu aku?????????????

  14. Hendy Prasetya
    11 September, 2009 pukul 11:50 am

    Tambahan selain laku 7 tahap diatas, bagi yg sedang belajar seperti saya, mendalami terus SJH dg pengetahuan2 yg menyangkut aspek Ketuhanan, Kematian, Kegaiban dan Makrifatullah. Jati diri yg semakin sempurna jika manusia sering menyadari hanyalah terdiri dari Badan Kasar, Badan Halus dan Sang Halusnya. Untuk menyaksikan Allah secara terus menerus (hadirnya Rasa Ketuhanan) akan dapat dicapai bila “terbiasa Tenang & Jernih” (via Dzikir, Pikir, Tafakur). Tidaklah mudah mencapainya, prosesnya adalah langsung via “kehidupan kita masing-masing sesuai dengan penugasannya” (Darma Bhakti/Amal Soleh & Perbuatan/Ibadah). Pada dasarnya kesadaran spiritual tertinggi atas kehendak Allah, manusia harus mengatasi ujian/cobaan/musibah & belajar serta berikhtiar terus tanpa henti hingga ajal menjemputnya. Saya bangga dg SJH dan para Leluhur kita ternyata kebudayaan Jawa sudah memilikinya sebelum ajaran agama2 masuk.

    • arman
      9 November, 2010 pukul 2:39 am

      ass.mas hendy saya jg alumni SJH tp tdk saya prdalam..
      skrng saya mengamalkan NUR ILLAHI..
      TP knp sampai skrng saya blm bs permono jati?
      gmn caranya br saya bs mencapai permonojati?
      SMS saya y mas 021.98064843
      matur sembah nuwun

  15. Sunaryo
    11 Oktober, 2009 pukul 9:01 am

    mas albertus mo nanya maksudnya jamasan gimana ya ? soale aku juga pada hari hari tertentu suka jamasan .matur nuwun

    • albertus
      25 Februari, 2010 pukul 10:04 am

      jamasan it seperti mengasah ilmu kebatinan kt terhadap gusti.ap lg kalu jamasan nya 40hari jd mantep..

  16. 11 Oktober, 2009 pukul 11:46 pm

    ‘ SASTRO JENDRO HAYUNINGRAT PANGRUWATING DYU

    MENURUT PEMAHAMAN SAYA KO ARTINYA JINAH LOH

    BEGAWAN WISROWO KAUTUS DENING KANG PUTRA SANG PRABU DONOROJO KINEN NGLAMAR PUTRI KEDATON NGALENGKO DIROJO KANG SULISTYO ING WARNI KEKASIH DEWI SUKESIH

    GANTI CERITA
    ING TAMAN KAPUTREN KEDATON NGALENGKO DIROJO SANG DEWI KANG LAGI NAMDANG BT, ALIAS JENUH EN BOSAN MAKLUM WANITO PININGIT BAIK YANG DILIHAT MAUPUN YANG DIMAKAN HANYA ITU-2 SAJA GA BISA DUGEM, SAKING BT NYA SANG DEWI NENUWUN MARANG GUSTI AGAR SEGERA DIBERI PITUDUH OPO TO JATINE SING BISA GAWE MEMAREMANING PENGGALIH. DUK NALIKO NENDRO SANG DEWI NYUMPENO KARAWUHAN PANDITO NERANGAKEN YEN WONTEN INGKANG SAGED DAMEL MEMAREMANING PENGGALIH , ENDAH TAN BISO GINAMBAR, NIKMAT TAN BISO DEN CERITAAKE, INGGIH PUNIKU KANG KASEBAT “SASTRO JENDRO HAYUNINGRAT PANGRUWATING DYU” JLENG SANG DEWI WUNGU BREBET MLAYU SIPAT KUPING NGGOLEKI BABAKE, PAK…PAK ANAKAKE SAYEMBORO, SAYEMBORO OPO TO NDUK UNINE SAYEMBORO NGENE ” SOPO WONGE SING BISO MEDARAKEN/NJABARAKEN YANG DISEBUT ” SASTRO JENDRO HAYUNINGRAT PANGRUWATING DYU, MENOWO KAKUNG AREP TAK PEK BOJO, YEN PUTRI TAK DADIAKE SEDULUR SINOROWEDI” begitulah kira-2 bunyi pariworo tersebut.

    singkat cerita sayembara dah dilaksanakan ……puluhan bahkan ratusan peserta ga ada yang bisa minangkani pamundute risang dewi.
    tibalah giliran risang begawan

    begawan wisrowo saguh medaraken apa yang disebut ” sastro jendro hayuningrat pangruwating dyu ” ning ono syarate
    sarate :
    1. didalam menjabarkan sastro jendro ga boleh ada yang dengar kejobo risang dewi, bebasan suket watu lan gegodongan tan keno mireng.
    2. didalam ruang gelap en tertutup ga boleh ada lubang walau selebar lubang jarum ( biar ga ada yang ngintip. red)
    3. ga boleh ngagem busono walau selembar benang sekalipun alias bugil.
    4. menyatukan jasad pet rapet tan ono selo.

    konon sang dewi nyanggupi.

    kocap kacarito

  17. 11 Oktober, 2009 pukul 11:47 pm

    nalika sang dewi sing lagi bugil bersentuhan dengan kulit sang begawan juga yang lagibugil en naliko kulit sang dewi den usap dening sang begawan lalu byarrrr.. tubuh sang dewi bergetar. mata merem ning kaya weruh keindahan yang luar biasa, dalam batin sang dewi ya inilah yang disebut endah tan biso ginambar nikmat tan biso den ceritaaken enak kepenak nikmat kaliwat-liwat mungkin inilah sing disebut sastro jendro hayuningrat pangruwating dyu, saking enake dalam hati sang dewi nenuwun marang gustu agar kejadian ini jangan sampai berakhir terusss.. terusss.. en tancep terus sampai jontor.

    salah kedaden
    sang dewi anggarbini alias bunting tanpa nikah.

    singkat cerita sang dewi melahirkan :
    1. lahir putra gagah pidekso siunge mingis-2 raine sepuluh maka anak ini diberi nama DASAMUKA dan anak inilah kelak yang menjadi biang angkara murka (dasamuka lahir dan hidup hanya untuk mengejar wanita titisane dewi widowati/dewi suprobo)
    2. lahir putri punya sisik dikulit seperti ular maka anak ini diberi nama serpo kenoko ( serpo kenoko lahir dan higup hanya untuk menegar kelicikan)
    3. lahir putra gagah pidekso siung mingis-2 gede duwur bak pitung gunung gedene anak ini diberi nama kumbo karno (kumbo karno lahir dan hidup hanya untuk mengabdi pada ratus gustine/bangsa lan negarane mbuh ra idep apapu yang dibuat oleh ratus gustine yang penting raja itu harus dibela sampai mati.
    4. lahir putra bagus warnane titis lan winasis anak ini diberi nama gunawan wibisono(wibisono lahir dan higup untuk membela kebenaran seperti cak gusdur maju tak gentar membela yang benar biar raja kalo salah harus dilawan, biar pun sampai diusir dari negaranya.

  18. 11 Oktober, 2009 pukul 11:48 pm

    ganti cerita
    kenapa disebut sastro jendro hayuningrat pangruwatung dyu

    1 sastro jendro hayuningrat = artinya orang baik berbudi luhur senantiasa menggayuh kaluhuran /keselamatn seneng weh kawruh lan piwulang jati agar dapat mencapai kaluhuran dan keselamatan sejati.

    2. pangruwating dyu
    la ini kenapa ko pangruwating dyu seharusnya yang diruwat itu kan satrio supoyo kalis ing sambikolo lo ko malah dyu.
    kalao kalimat itu mumpunyai nilai luhur seharusnya bunyinya begini ” sastro jendro hayuningrat pangruwating kusumo”

    kang awatak dyu = itu adalah sifat panasnya hawa nafsu
    jadi pangruwating dyu = artinya menumbuh subur kembangkan sifat angkara murka

    arti lengkapnya :
    dari seorang yang baik berbudi pekerti luhur,tansah nggayuh kamulyan jati seneng weh kawruh lan piwulang jati dedegeng pandito yang mempunya sesebutan/sumpah berbunyi ” hong wilaeng awignyo bawono langgeng ” senanti asa menggayuh keselamatan en kaluhuran jati (gambaran begawan wisrowo.red) tetapi dari orang seperti inilah yang akan menumbuh subur kembangkan sifat angkara murka (gambaran rahwono/dasamuka)

    jadi sastro jendro hayuningrat hanyalah sebuah pepeling :

    dadi wong urip mono ojo mung ko deleng lakujantraning sing kambang/ orang hidup itu jangan cuma dilihat lahirnya saja
    akeh contone : kelihatan priyai, ketoke santri, ustad, kiyai, pokoke wis yen dilihat tata lahir itu apik tenan. polahe lan tingkah lakune ya apik. ilmune seluas samudra yen ceramah wis gayeng tenan pokoke digoleti sejuta umat, ning… sekali lagi ning… sopo ngiro menowo atine ternyata durhangkoro, bapake kiyai kondang anake dugem. narkoba en maling dll coba apa sing salah anake ga la yaw opo to sebabe, karena pak kiyai dadi kiyai kae mung takan lahire tok ga sampai bating ngono, koyo dene si wisrowo ketoke lahire apik ning jebul atine durhangkoro.

    sing salah dudu dasamuka tapi coba lihat si wisrowo, dia bukan orang yang amanah, disusur nglamar malah diembat sendiri, ngembat anak orang sampai bunting tanpa nikah tanpa nikah nah apa itu bukan jinah rak jinah toh dan hasile opo angkara murka kan….

    • 30 November, 2012 pukul 7:10 pm

      Slm knal sedulur.. Kulo remen panjabarane panjenengan..

  19. 11 Oktober, 2009 pukul 11:49 pm

    Mbok arep diwolak walik koyo opo, mbok critane dibumbui harumnya kembang sak jagat, wangian sak ndonya, en mbok ceritanya diperhalus bak sehalus tepung segitiga biru, di umbul duwur sampai langit sap tujuh tetap sastro jendro itu jinah dan watak tidak amanah.

    Dasare :
    1, disuruh nglamar malah dimbat sendiri = orang yang tidak amanah
    2. menghamili anak orang tanpa nikah = jinah
    .

  20. rizal
    30 Desember, 2009 pukul 10:53 pm

    saya ingin sekali belajar ilmu sastro jendro, kiranya dimana saya bisa belajar, mohon diberikan informasi tempat atau guru di daerah jogja

    • 21 September, 2010 pukul 10:32 am

      Ingsun kang jumeneng pribadi, yo ingsun manungso sejati,
      ingkang kawujudane Roso.
      Roso kang manunggal marang Urip,
      Urip kang angliput sak njobo jeroning jagad

      • arman
        9 November, 2010 pukul 2:42 am

        kang sastro..knp SJH pas telasahan pake ajaran islam bkn kejawen aj?

    • tanswei kin
      22 September, 2010 pukul 6:29 pm

      di semarang /ungaran sebelum makam nyatyono

    • arif
      20 November, 2011 pukul 11:50 am

      ms bljr ilmu niki teng pundi ngeh teng jgj

    • 14 Februari, 2013 pukul 1:18 pm

      miturut dalem kok mlenceng saking pakem…..sastro jendro hayuningrat pangruwating diyu punika tuntunan agesang ikang sifatipun mutlak / hakekat amargi menika ilmu hahekat.. ingang tegesipun mboten mbedakaken agami……sastro jendro hayuningrat menika namung seseratan ingkang saget kawaos kathi weninging batos…kathi hangruwat diyu ing badan / raga kita….maksudnya apabila kita bisa mengendalikan diyu / buto yaitu sifat angkara dan nafsu kita menuju pada keheningan batin yang terpancar pada pasuryan / wajah sebagai aura yang baik juga termanifestasi pada perbuatan yang baik…ini lah wujud dari sastro jendrohayuningrat…..

      • Cubluk_TerusAja
        27 Maret, 2014 pukul 11:10 pm

        Leres sanget sepakat

  21. 2 April, 2010 pukul 8:52 pm

    sastro jendro pangruwate buwono adalah istilah jawa yang dipakai untuk mengajarkan islam.diatas ditulis bahwa ki rangga warsito memakai falsafah budha tuk buku ini,menurut saya keliru.beliau mengjarkan islam dgn bhs jawa bukan brarti memakai agama budha tuk falsafahnya.semua berdasarkan alquran.seperti juga dgn kitab hidayat jati.

  22. mpu tanu metir
    30 April, 2010 pukul 2:37 am

    mpu tanu metir kyai nggeringsing muridnya eyang ronggo,aku mencari kawan seperguruannya eyang ronggo.

  23. Gildo
    1 Mei, 2010 pukul 12:47 pm

    Bagi saudara2 ku yg ingin belajar, bs datang ke Subud fatmawati jakarta Selatan. Setiap minggu pagi jam 10. Tetapi di subud tidak ada ajaran. Penekanannya pd penghayatan hidup seperti yg dikisahkan dlm sastrojendro.

  24. tanu metir
    2 Mei, 2010 pukul 11:28 pm

    Sastro itu bacaan,jendro itu badan.membaca badan

  25. Adji
    10 Mei, 2010 pukul 11:27 pm

    Guru Besar Yang di malang ada dimana? saya kenal dari orang kediri namanya Pak gianto.. Ada gak yang dimalang, siapa dan dimana tempatnya? siapa aja balas di emailku ya.. phototipe@yahoo.co.id

  26. me2y
    18 Mei, 2010 pukul 10:42 am

    oooooiiiiiii….. sastro djindro itu apaan c??? aq bngung ne dpt PR dr pcar……

    • hermawan
      17 Agustus, 2010 pukul 9:18 am

      wahyu sastro jendro hayu ningrat adalah tingkat wahyu yang tertinggi setelah sabdo dadi, wahyu ini bisa didapatkan bila manusia bisa ‘Mati sag jroning urip’
      yaitu cara hidup, dimana dalam hidup, sukmo sing mlaku..(kasampurnan sejati)

      cara bagaimana bisa “Mati sak jroning urip”?

      ada 4 pengertian , yang harus dijabarkan manusia: ateges urip, dalan urip, sejating urip lan urip kang sejati..

      saya baru sebulan mengikuti penguden ini, tapi kekuatannya luar biasa..

      namanya Sedulur papat, limo sukma sejati

      • arman
        20 November, 2010 pukul 12:44 pm

        kepada mas hermawan..saya mau tanya..dari siapakah mas hermawan belajar “panguden ” itu yaitu ilmu kasampurnan sedulur papat limo sukmo sejati..? siapakah yg membuka mas hermawan ? apa dari gunung kidul..? klo iya siapa…hanya sekedar pengen tau saja..asal usulnya..terima kasih

      • arif
        20 November, 2011 pukul 11:55 am

        teng sumtra enten namine ms rambat….insyallh saget ngebukak

      • 20 November, 2011 pukul 11:57 am

        teng sumtra enten namine ms rambat…tiang solo..gurune teng bali mpun seda

      • sidarta123
        24 September, 2012 pukul 9:44 am

        apakah mas sudah bisa ngomong ma sedulur papat tersebut

      • bobi
        16 November, 2012 pukul 2:41 am

        sdulur papat yaitu utara barat timur selatan dan limo itu ditengah yang berarti raga

    • ali m
      14 November, 2010 pukul 10:29 am

      saya penganut sastra jendra,tidak semudah itu menerangkannya,coba anda tanya pcar agar tidak salah paham.itu ilmu tingkat tinggi……………..

  27. 14 September, 2010 pukul 11:12 pm

    Hayu hayu rohayu poro sadulurku kabeh kang isih eling marang kejawene.
    Tidak semudah membalikan telapak tangan kita mencari ilmu,sangat susah untuk memdapatkan guru ilmu yang benar2 bisa membawa kita mengerti apa arti hidup ini.
    Apa arti yang sebenarnya sastro cendro hayu dininggrat,banyak yang tidak mengerti arti yang sesungguhnya.

  28. 14 September, 2010 pukul 11:15 pm

    Saya ingin tau arti sastro cendro yang sesungguhnya apa sih makna itu sangat berati bagi kehidupan kita?

  29. Dipo
    20 September, 2010 pukul 7:54 pm

    Bagus smua komentare.
    Semua gampang diucapne yang susah lakune.
    Tolong yang tahu guru sedulur papat limo pancer di banyuwangi

    • Adi
      27 Februari, 2014 pukul 11:42 pm

      Sampean serius mas?

  30. jaack
    1 Oktober, 2010 pukul 12:12 pm

    Kalau gak tau dan mengerti Sastro jendro jangan membahas bisa bisa sampyan kuwalat sama pendapat sampeyan……………………..!!!!!!!!!

  31. jaack
    1 Oktober, 2010 pukul 12:14 pm

    Ajaran ini hanya bisa diajarkan bulan Sura Broooooo

  32. arman
    9 November, 2010 pukul 2:46 am

    diam tp brgerak
    brgerk tp diam
    dlm diam brcipta…
    aku iki urip..uripku cahyaning gusti ALLAH

    • bang jack
      17 Juni, 2011 pukul 10:09 pm

      untuk mas arman:mas aq tau ms dr paguyuban apa,,dr kata “aku iki urip………..,,,,,,,,itu patrap 1 SASTRO JENDRO..salam kenal kemowon kulo gih saking sastro jendro solo..

      • 15 Mei, 2014 pukul 9:55 pm

        solone ngendi mas,kulo geh solo,kulo geh sinau sastro jendro

  33. ali m
    14 November, 2010 pukul 10:47 am

    saya pengen tahu ada ga di wilayah serpong/tangerang yang ngerti ilmu sastra jendra saya ingin belajar lebih dalam lagi dan……………………………..kalo ada tolong alamat nya ya……………….

  34. arman
    20 November, 2010 pukul 12:45 pm

    arman :kepada mas hermawan..saya mau tanya..dari siapakah mas hermawan belajar “panguden ” itu yaitu ilmu kasampurnan sedulur papat limo sukmo sejati..? siapakah yg membuka mas hermawan ? apa dari gunung kidul..? klo iya siapa…hanya sekedar pengen tau saja..asal usulnya..terima kasih

    o iya boleh kirim ke oblogalatiaa@yahoo.com

    • 20 November, 2011 pukul 12:00 pm

      teng sumatra enten ms

  35. arman
    20 November, 2010 pukul 12:52 pm

    siapa aja yg memiliki panguden ” ilmu kasampurnan sedulur papat limo sukmo sejati ” salam persaudaraan entah dari mana dan sama siapa di buka mari kita perdalam panguden itu ‘ siapa tau asal usul dan sejarahnya. syukur2 kita dari satu guru, boleh salin kabar2 ke emailku ” oblogalatiaa@yahoo.com

  36. 21 November, 2010 pukul 11:21 pm

    Kulo nderek gabung, untuk komentar menyusul. Kulo wonten Bangka Selatan Toboali, kulo ugi pados rencang kagem medar babakan puniko, menawi mboten keberatan kulo nderek dikirimi ulasanipun wonten sumindar_dindik@yahoo.co.id. nuwun

  37. lucky
    23 November, 2010 pukul 8:23 am

    tolong kasih tahu aku bagi semu saja gmna cara buka mata batin …
    aku kesulitan saat wiritan …

    • bang jack
      17 Juni, 2011 pukul 9:57 pm

      klo mnurutku mata batin sesorang bisa kebuka dengan sendirinya tinggal kuat dan tekat untuk tirakat,,msalahnya”ilmu kelakone kanti laku”,,,klo misal orang mo beli barang pake uang,tp klo ilmu gaib ga bsa di beli dng uang tp dengan laku td,,,,klo yg sya tau msalah wirid untuk kpekaan mata batin wirit YA BATIN(yang mengetaui yg gaib) tp klo wirid tinggl tingkat keweningan seseorang itu sendiri yg akan mnentukan hasilnya..

      lucky :
      tolong kasih tahu aku bagi semu saja gmna cara buka mata batin …
      aku kesulitan saat wiritan …

      Ki Sumindar :
      Kulo nderek gabung, untuk komentar menyusul. Kulo wonten Bangka Selatan Toboali, kulo ugi pados rencang kagem medar babakan puniko, menawi mboten keberatan kulo nderek dikirimi ulasanipun wonten sumindar_dindik@yahoo.co.id. nuwun

  38. MULYO
    24 November, 2010 pukul 11:46 am

    Kanggo mitraku sing nanggapi “sastro jendro”, aku arep urun rembug. Panemuku sastro jendro sing dikarepke yaiku ilmu/kawruh kanggo ngendaleni nafsu supaya uripe sing “nggaduh” ilmu mau bisa ngecakake, nularake, mraktekake” wusana uripe rahayu lan krasa rumangsa “cecaketen” karo sing Maha welas asih. Nanging jroning nularake, ngecakake/mraktekake/ngamalake kabeh mau mawa ujian utawa panggoda. Ilmu yang tinggi tentu sulit dipelajari dan ujiannya berat. Pilot yang berkali kali lulus dalam tes dan tugas bisa jadi suatu saat alpa. Begitulah antara lain realitas hidup yang digambarkan lewat cerita wayang tersebut agar jadi pemikiran bagi manusia. Kalau ada yang tanya dalam hati apa yang nulis ini orang suci ? maunya iya tapi masih belepotan dosa. Oleh karena itu pernah bilang seandainya ada obat/tablet/kapsul yang harganya sejuta sebutir, tetapi dengan cukup sebutir bisa membuat yang meminum menjadi “orang baik” saya akan beli. Ini guyon, la kok enak, tapi yang jelas, jer basuki mawa beya jare wong jawa timur, “yang baik” iku larang tukone. Salam

    • singgih sastra jendra hayuningrat pd
      24 Juli, 2011 pukul 12:58 am

      betulllll

  39. satrio ndledhek
    30 November, 2010 pukul 7:53 pm

    bener apa yang di katakan mas serat jiwo,bawasanya ilmu sastro jendro banyak aliran seperti yang mas serat jiwo sebutkan.sastro jendro sejati adalah puncak nya ilmu kejawen.sastro pinedati(12)hanya sastro jendro yang memiliki rapalan itu.terima kasih

    • 13 April, 2012 pukul 10:27 pm

      tidak ada aliran karna ilmu itu untuk muiiienuju ngalam kasidanjati karna tanpa rapalan,

  40. bambang
    1 Januari, 2011 pukul 12:08 am

    sirrollah, dzattollah,sifattollah. kata2 sering di ucap oleh kakek saya, tolong di jabarkan! trimakasih. dari magelang.

    • 13 April, 2012 pukul 10:34 pm

      itu rapalan mas untuk mengetahui anak cucu yg ada di tempat yang jauh

    • 13 April, 2012 pukul 10:41 pm

      dzat sifat asma ap ngal itu sama apa yang dikatakan kakek panjedegan

  41. 9 Februari, 2011 pukul 9:04 am

    sampai sekarang apakah masih ada yang aktif eksis,sb saya ingin sekali mempelajari san amalka ilmu tsb, kalo masih ada tlong kasih imformasinya nuwun.

    • SINGGIH SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT PANGERUWATING DIYU
      24 Juli, 2011 pukul 12:53 am

      BOLEH ADD KE FACEBOOK SAYA
      EMAIL:SASTRAJENDRA46@YMAIL.COM

    • 13 April, 2012 pukul 10:23 pm

      masih ada

  42. 14 Februari, 2011 pukul 10:53 pm

    kadang lelaku itu sudah ada pikiran yg wening,,ada jln lurus ada jln berkelok,,,dengan memperdalam kajian ilmu seseorang bisa memilih mana yg alus mana yang kasar,,,klo sdh sampaii tataran itu,,klo sampai berbuat salah ,,,itu bukan kesalahan tapi sengaja membuat salah,,,menerapkan ilmunya,,salahh tempatnyaa,,dan perlu disadarii setiap manusia sdh punya takaran sendiri sendiri,dalam mendalammi atau menimba ilmu,,klo wadah hanya secawan jangan mengambil se ember nantintinya tak muat,,maka siapkan wadahnya duluuu biar bisa menampung semua yg akan diterimanyaaaa salammm

  43. Ngadio
    7 Maret, 2011 pukul 4:43 pm

    Begitu terkenalnya Sastra Jendra sehingga membuat heboh umat manusia. Menurut saya orang mengenal Sastra Jendra dari kisah wayang babad ramayana. Dari judulnya, sastra berarti tulisan atau catatan, jendro berarti pribadi. Jadi Sastra Jendra itu catatan pribadi masing2 orang dalam kehidupan yang lalu sampai detik ini. Catatan ini memang tidak tertulis diatas suatu media phisik seperti kertas, lontar atau lainnya, tetapi semua perilaku setiap orang ” tercetak didalam kalbu” masing-2, sehingga terkenal pula dengan istilah lain Tulis Tanpa Papan. Jadi tentu saja menjadi rahasia pribadi orang bersangkutan, orang lain tidak tahu dan diri sendiri juga belum tentu tahu (lupa/melupakan/tak menyadari ?). Jadi Sastra Jendra itu bukan ilmu. Karena “Catatan Pribadi” ini rahasia dan terkenal kemudian orang merekayasa, othak-athik, digathuk-gathukake, menjadi ilmu rahasia atau ilmu gaib, sesuai dengan pikiran dan angan-angan masing-masing untuk harapan dan kepentingan masing-masing. Selamat membuka Catatan Pribadi, kalu bisa he…he…he…

  44. yoga
    16 Mei, 2011 pukul 12:14 pm

    siapa guru yg bisa mengaarkan ilmu sastro jendro,mohon yg tahu alamatnya hubungi amil saya

    • 13 April, 2012 pukul 10:19 pm

      yang namanya sastro jendro ngak ada tp ada hana ning hono harus di ruat karna itu pangruatting diu /pangruating jagat

  45. gejloxs
    16 Mei, 2011 pukul 1:53 pm

    tuk wilayah jakbar ada yg wedar sjd tptnya di kamal

  46. giendeng
    31 Mei, 2011 pukul 11:31 am

    sastro= tulisan, jendro= tan katon/ tidak kelihatan, hayu=rahayu, ning=di, rat=bumi, pangruwat=pengubah/mengubah, dyu=butho/raksasa/perbuatan jelek.
    jadi sastro jendro hayuningrat pangruwating dyu adalah “tulisan yang tidak kelihatan (wahyu) yang dapat menjadi rahmat diatas bumi (rohmatan lil alamin) dan mengubah perbuatan jelek/jahat/mungkar dll. Itu adalah Al Qur’an yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad saw, dibacakan oleh Jibril tapi tidak ada tulisannya alias di hapal oleh Nabi kemudian disampaikan kepada umatnya barulah ditulis soalnya takut lupa, manusia kan gampang lupa. demikian urun rembug saya. matur suwun

  47. bang jack
    17 Juni, 2011 pukul 9:38 pm

    “sastro jendro hayu ningrat pangrywating diyu” spo kang biso ngeti urip yo iku sejatining urip,,,”ajineng rogo ono busono,ajineng diri ono ing ati”tembung sak klimah nangeng biso nuntun manungso marang dalan kang bener,,,Sak ampuh ampuhe uwong nanging ra biso dadi patuladan kang becik brarti uwong kwi ra wruh sjatining urip urip kang sejati..sejatining guru sejati yomung ono ing ati,,manunggal sejati marang wadat kang urip..manungso ono 5 perkoro:supiah,mutmainah,aluamah,amrah lan howo nafsu..sing biso ngendalekne 5 PERKORO kwi biso nemokne guru sejati lan bakal jumeneng ing ati.lantaran Guru sejati opo kang dadi sedyane insya allah biso kepareng ibarat idu biso dadi tombo…(allahu alam)…THANKS

  48. telo....
    19 Juni, 2011 pukul 1:24 am

    tlong yg bsa bntu bwat pangrasa sejati biar tmbah tajam gmn crax y?

  49. SINGGIH SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT PANGERUWATING DIYU
    24 Juli, 2011 pukul 12:48 am

    Sastra jendra itu hanyalah sarana .dimana kita melatih diri kita sendiri untuk dapat mengeluarkn tenaga yang ada pada diri kita ,sastra jendra bukanlah perguruan atau pun padepokan sastra jendra adalah suatu kumpulan orang yang dilatih untuk dapat mengetahui dan menggunakan tenaga yang ad pd diri kita sendiri ,saya termasuk di dalamnya jika kalian ingin mencoba silahkan tapi jangan di salah gunakan dalam sastra jendra tidak ada ikatan jika kalian ingin belajar silahkan ,dan perlu kalian tau ilmu kebatinnan itu memang ada.jika kalian ingin lebih tau soal sastra jendra bisa
    add pada facebook saya
    EMAIL: “SASTRAJENDRA46@YMAIL.COM”
    NAMA: “SINGGIH SASTRA JENDRA HAYUNINGRAT PANGERUWATING DIYU”

  50. Warid
    5 Agustus, 2011 pukul 9:31 pm

    A.hikam kang

  51. danang
    25 Agustus, 2011 pukul 12:12 am

    leres…..

  52. arif
    15 September, 2011 pukul 4:10 pm

    sastro kui tulisan tanpo papan
    djendro kui cahaya

    sg dr jgj pundi ngehhh

  53. arif
    15 September, 2011 pukul 4:14 pm

    sg dr jgj pundi…ra njedulll

  54. 16 September, 2011 pukul 9:25 am

    para saudara sekalian ilmu ini bisa di pelajari oleh siapa saja,,dan bila kita bersungguh-sungguh ingin belajar ini pasti kita berhasil mendapatkan kesempurnaan hidup,,,

    ayo kita mencari guru yang tepat untuk belajar ilmu ini….apa guna hidup ini kalau kita tidak bisa menemukan kebahagiaan sejati,,,,

  55. sunaryo
    17 September, 2011 pukul 10:42 am

    Luar biasa….

    sunaryo

    • dipo jati
      22 September, 2011 pukul 7:19 am

      tidak luar biasa kakangmas…sunaryo..semuanya sama…karena kekurangan dan kelebiahan manusia…adalah kesempurnaan manusia.karena.kita harus saling mengisi.

  56. 26 September, 2011 pukul 1:13 pm

    kuncinya brsandar. hitam y hitam. putih y putih. weruh sadurunge winarah. smoga berhasil..

  57. 7 Desember, 2011 pukul 6:46 pm

    Dumileng arane wengi dumiha arane rino mbok bapak kang sejati kulonono aku kemulono aku aling-alingono aku payung ono aku reksanen aku sak lawas-lawase…………

  58. 30 Desember, 2011 pukul 1:01 am

    Joe Aditya :
    betul sekali,bukan apa atau gimana,akan tetapi apa bila ada pembaca yang tidak dapat mencerna dari ajaran tersebut akan berpikir ajaran tersebut itu sesat,karna tidak semua orang dapat mengerti dan memahaminya,,,,,,,

  59. 10 Januari, 2012 pukul 3:19 am

    ulasan diatas yah begitulah

  60. 10 Januari, 2012 pukul 3:20 am

    memang begitu

  61. Doni
    8 Februari, 2012 pukul 8:20 pm

    Manunggal:meyatu kaulo:rakyat gusti:raja jadì manunggal kaulo gusti itu artiya peyatuan antara rakyat dan raja.untuk lebih jelas hub.081379328667

  62. 2 Maret, 2012 pukul 11:32 pm

    hrs bs membedkan ajaran agama dr ALLAH dan agama dr BUMI

  63. HtbElfrida
    10 Maret, 2012 pukul 1:24 am

    Bagi saya islam gak lahir di indonesia..masalah sastra jendra jgn dikait2kan dgn ajaran rasullullah…sufi dan penyair bnyak tp ajaran dan iman kita rasullullah…pertanyaanya apakah karena berdosa atw memang rencana ALLAH Tuk nabi adam as dbuang dari surga dan para makhluk ALLAH SWT Tau bahwa manusia bakal jd khalifah dmuka bumi…tak ada kaitan jbran kitab sastro jendro..dgn ajaran rasul dan qur’an.

  64. sigundhul
    11 April, 2012 pukul 11:23 pm

    hehehe ..
    JADI ASYIK JUGA IKUTAN MENYIMAK PERBINCANGANNYA NIH…
    SASTRO JENDRO HAYUNINGRAT ADALAH SEBUAH KARYA SASTRA ANAK MANUSIA… YANG DISINI BUKAN AJARAN AGAMA TETAPI INI DIAMBIL DARI SARIPATI AJARAN YANG ADA, DAN SEKEDAR UNTUK MENGINGATKAN MANUSIA AKAN HAKEKAT KEHIDUPANNYA…
    ADAPUN UNTUK MELAKSANAKANNYA YA.. HARUS MEMAKAI SYARIAT AGAMA MASING-MASING… BILA ISLAM YA HARUS DENGAN SYARIAT ISLAM… DEMIKIAN JUGA YANG HINDU, BUDA, KRISTEN,DLL…
    JADI JANGAN ASAL NGIKUT AJARAN TERSEBUT TANPA BERPIJAK PADA SYARIAT AGAMA.

  65. 13 April, 2012 pukul 10:13 pm

    yang dikatakan sastro jendro melihat tulisan tanpa papan dan melihat lembutnya lembut atau samar nya samar ojo pisan pisan ngomong weruh yen ngakweruh /jangan sekali kali bisa melihat kalo tidak lihat

  66. suhariono
    2 Mei, 2012 pukul 3:24 am

    hanya para nabi,rosul dan para wali yang lakunya sampai dengan tahapan sastro jendro hayu ningrat,komentar,wacana,apa itu semua istilahnya hanyalah arti dari sebuah buku/cerita belaka ngarteknone gawe sak karepe udele dewe2…….sak uni-unine……

  67. 23 Juli, 2012 pukul 6:39 am

    As..kum..moga 2 sodara2 yg dah nulis tentang SATRO JENDRO HAYUNINGRAT PANGRUWAT DYU, dan yg udah nulis kawruh bab Ilmu keluhuran diatas suadah sampai memahami dan yg penting dah nglakoni , hati kecil kita tahu persis sampai dimana pemahaman kita tentang KETUHANAN…AMIN YA ROBAL ALAMIN..ini blog sy di sana ada Jaring LABA LABA, maaf dulur numpang gelar Jaring Laba Laba ..http://ad-adventure.blogspot.com… matur sembah nuwun

  68. Bagus kusuma
    23 Juli, 2012 pukul 8:47 pm

    Ndrek tanglet
    .agama ap yg msuk surga ?ap hanya islam?

    .setelah mati hidup nya manusia di alam sana itu bagaimana?
    ..ap hubungane minum kembang sekar liman dgn sedulur 4 limo pancer?
    .matus suwun

  69. 20 September, 2012 pukul 8:12 pm

    seng penting lakune dewe2…..rasah rebut weruh….rasak e dewe2 wes nyampek (likoq arob yo manunggal ) ) po durung sakbenere awak dewe2 kwiee….

  70. karmonodjati
    3 Januari, 2013 pukul 11:46 pm

    ngelmu iku angele yen durung temu.SASTRO JENDRO tegese SINAU ROSO.sing paling penting KENDIL ORA NGGOLING.

  71. etcetera
    20 Januari, 2013 pukul 7:50 am

    Tulisan yang menarik, kunjungi blogku juga ya pak.bu, mas dan mbak!.Berapa banyak orang Jawa atau pemerhati sejarah yang terjebak cerita tendensius Ki Ageng Mangir, padahal Ki Ageng mangir adalah seorang mualaf yang sangat tinggi ilmunya, Pengislamanya menjadi kacau balau dengan adanya cerita pembunuhan dirinya oleh Kanjeng Panembahan Senopati, sehingga yang timbul adalah cerita tentang kepengecutan P.Senopati, padahal Mangir terbunuh oleh konspirasi yang tidak ingin kekuatan Mataram berkembang dengan adanya Mangir dalam jajaran kekuatan Mataram. Mangir memang terbunuh oleh batu gatheng dari belakang dengan kepala pecah, tetapi bukan oleh P Senopati melainkan oleh P.Ronggo.Ada banyak versi tentang Ki Ageng Mangir dan Kanjeng Ratu Roro Sekar Pembayun, namun kami dari pihak trah Mangir mempunyai versi yang sangat berbeda dari versi yang selama ini tercerita , baca blog kami http://panyutro.blogspot.com/ , akan anda temui kejutan sesungguhnya trah Mangir adalah trah yang sangat mempersiapkan diri untuk menjadikan keturunannya tokoh pemimpin terbaik bangsa ini dimasa yang akan datang

  72. Bang Zul
    20 Januari, 2013 pukul 3:44 pm

    TUK SI GUNDHUL NILANNYA SERATUS(100)ALIAS BETUL
    SEDANGKAN UNTUK Htbelfrida KALAU MASIH BERDA DI TATARAN SYAREAT JANGAN IKUT-IKUT ANDA MASUK KEPERBINCANGAN INI ANDA HARUS TELANJANG/TANGGALKAN BAJU ANDA…..
    SILAHKAN ANDA ARTIKAN “TELANJANG” DISINI……..
    KALAU ANDA MENGARTIKANYA “TELANJANG/G PAKAI BAJU=BUGIL ITU BERARTI ANDA BERADA DI TATARAN “SYAREAT” SARAN SAYA JANGAN IKUT-IKU,SIMAK AJA……

  73. Franky Padhang Ati
    19 April, 2013 pukul 4:28 am

    Apakah hubungan sepasang suami istri yang tidak didasari nafsu tapi tresna urip / kasih kehidupan, yangmana keduanya telah mencapai tataran wiku termasuk laku sastro jendro hangruwating diyu…sumonggo

  74. 19:22
    31 Juli, 2013 pukul 12:44 pm

    sedulur papat limo pancer enem kang jumeneng, 2 ono arane seng 2 ora ono arane,
    mati sak njerone urip, urip sak njerone mati, diarani uri yen ono rogo ne, tapi wong bakal ngerasakno mati sak njerone urip,

  75. taat pulang jiwo
    6 Desember, 2013 pukul 1:21 pm

    kalo menurut saya;
    kalo sudah mendalami manunggaleng kawulo gusti agama bukan lah perbedaan semua satutujuan. sesuai roso kang manunggal..gak ada yang baik dan jelek
    yang baik dan jelek itu orang yang menjalankanya..kalo masih menganggap agama salahsatu itu yang ter baik,,,berarti belum bisa manunggaleng kawulo gosti” alias manunggaleng engson mergo duwet…yang bisa masuk surga itu bukanlah agama yang terbaik tapi kepribadian yang terbaik..apalagi yang masih belajar syareat ini bukan kelasnya…untuk kitab sastro jendro. mending masuk dapur taman kanak-kanak dulu dari pada tersesat

  76. koeshariyanto / arie
    19 Januari, 2014 pukul 8:25 pm

    Saya pernah belajar ilmu kolocokro yang dulu tempatnya dibelakang taman sriwedari solo, sekarang saya kehilangan obor untuk mencari guru saya maupun teman teman seperguruan. Smoga ada temen yang seperguruan mau menyambung silaturahmi, terima kasih.

    • jerman
      26 Februari, 2014 pukul 2:09 pm

      yen enek wong akeh tlfn neng no ku mau,mengko aku ngmng kro guruku

  77. jerman
    26 Februari, 2014 pukul 2:07 pm

    yen melu perguruan SJ mesti prtm kali ketemu ngucape RAHAYU.aku wong purwodadi,yen arep melu wejjangan.hbngi no ku,089668303922,seng mesti ojo sumbar yen duwe ilmu sastro jendro,ngko kowe kbeh bakal keno akibate.wasalam

  78. 12 Juli, 2014 pukul 11:13 am

    bagus.bagus semua komentar diatas, saya yakin semua yang berkomentar diatas berkepribadian jawa semua, dan semua pendapat itu tidak ada yang salah tergantung bagaimana cara kita memandangnya..
    jangan sampai tanah jawa ini kehilangan jati dirinya, lestarikan hal-hal yang membentuk kita berkepribadian jawa agar tidak musnah..
    ilmu akan semakin banyak jika kita sering sharing, seperti “beras isane putih amarga gosokan karo kancane”
    Rahayu, nuwun….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.